Reuni Alumni S2 Pendidikan Dasar UMP Sarat Keakraban dan Makna -->

Iklan Semua Halaman 970px x 250px

Reuni Alumni S2 Pendidikan Dasar UMP Sarat Keakraban dan Makna

sans


Banjarnegara, 18 Agustus 2025. Semangat kebersamaan dan nostalgia mewarnai perjalanan reuni alumni Magister Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Bertempat di lokasi wisata alam yang asri, acara tersebut menjadi momentum istimewa untuk mempererat kembali ikatan persaudaraan yang sempat terpisah oleh kesibukan masing-masing.


Sejak awal keberangkatan, antusiasme peserta terlihat jelas. Suara tawa dan cerita bersahutan di sepanjang perjalanan menuju lokasi wisata yang terletak di tepi sungai dengan panorama pepohonan hijau yang menyegarkan mata.


“Baru naik bus saja sudah ramai sekali. Semua seperti kembali ke masa kuliah dulu, bercanda dan saling menyapa dengan akrab,” ujar salah satu peserta, Vita Nur Hidayah, sambil tersenyum.


Salah satu aktivitas paling siang adalah arung jeram yang menjadi pusat perhatian dalam perjalanan tersebut. Dengan perlengkapan lengkap, para alumni tampak bersemangat menaklukkan jeram-jeram sungai yang menantang, menggambarkan kekompakan dan kerja sama yang erat di antara mereka.


Arung jeram tidak hanya menjadi wahana pemacu adrenalin, tetapi juga simbol solidaritas. Setiap tantangan yang dilalui bersama memperkuat makna kebersamaan yang telah terbangun sejak masa kuliah.


“Waktu arung jeram itu seru banget. Kita harus kompak supaya perahu tetap seimbang. Sama seperti dulu waktu kerja kelompok tugas kuliah,” kenang Khafid Taftahjani dengan antusias.


Momen foto bersama pun menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Dibalut latar hijau alami, setiap jepretan kamera menangkap ekspresi indah dan kehangatan antar alumni yang berkumpul kembali.


Kegiatan ini bukan sekedar liburan biasa, namun menjadi ruang untuk menyegarkan pikiran dan merayakan ikatan batin yang telah terjalin lama. Kehadiran alam yang menyejukkan semakin memperkuat nuansa kekeluargaan yang tumbuh selama acara berlangsung.


“Saya bersyukur bisa hadir. Suasananya hangat, penuh cerita lama, dan banyak tawa. Rasanya seperti pulang ke rumah kedua,” ungkap Erin Tri Hartanto penuh haru.


Di sela-sela kegiatan, para alumni juga berbagi kisah masa kuliah, dari perjuangan menyelesaikan tesis hingga candaan ringan di ruang kelas. Percakapan ini menghidupkan kembali kenangan indah dan membuka potensi kolaborasi ke depan.


Kedekatan yang terjalin tidak hanya menjadi nostalgia belaka, namun juga peluang membangun jejaring dalam dunia pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Reuni ini membuka ruang lintas diskusi profesi dan minat di antara para peserta.


“Bisa saja nanti kita bikin program kolaboratif antarlumni. Banyak yang sudah jadi dosen, kepala sekolah, atau praktisi pendidikan,” ucap Prio Wibowo penuh optimisme.


Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa ikatan alumni bukan hanya formalitas, melainkan keluarga besar yang saling mendukung. Kebersamaan yang tercipta tak lepas dari semangat untuk terus menjaga silaturahmi dalam segala kondisi.


Lebih dari sekedar perjalanan wisata, perjalanan tersebut meninggalkan jejak mendalam di dalam hati setiap peserta. Alam menjadi saksi kebersamaan, dan persaudaraan yang pernah tumbuh di ruang kelas kini tumbuh kembali dalam semangat baru untuk masa depan yang lebih baik.

(3Sans)